SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Meskipun telah dipadamkan, namun kebakaran di sumur KW-73 di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak menimbulkan korban jiwa seperti yang ditulis sebelumnya.
“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” kata Camat Kedewan, Moh Tarom, kepada Suarabanyuurip.com saat dikonfirmasi melalui telepone, Selasa (8/12/2015).
Kebakaran terjadi pada pukul 10.30 Wib. Waktu itu penambang sedang memompa crude oil dari cellar ke tempat penampungan atau bull menggunakan pompa alkon yang berbahan bakar bensin.
“Lalu keluar percikan api pada pompa alkon dan menyambar tumpahan minyak di lokasi,” ujarnya.
Sumur KW 73 saat ini dikelola oleh 40 penambang yang diketuai oleh Salim. Mereka berasal dari Desa Kawengan, Banyuurip, Wonocolo, dan Wonosari.
“Setahu saya, sumur itu milik PT GCI. Tapi, belum ada penertiban sampai saat ini,” pungkasnya. (Rien)