Nilai Penyelesaian TKD Gayam Tak Serius

SuaraBanyuurip.com - D Suko Nugroho

Bojonegoro – Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengindikasi proses lelang tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam seluas 13,2 hektar (Ha) tidak transparan. Alasannya, proses tender pertama penyiapan lahan pengganti masih berjalan sudah dibuka lagi tender kedua oleh operator Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

“Terkesan ada arah pembohongan publik,” tuding Ketua Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gayam, Sukono kepada suarabanyuurip.com, Minggu (13/12/2015).

Penyelesain tukar guling TKD ini dinilai tidak serius. Sebab proses tersebut telah memakan waktu tiga tahun sejak enam item masalah sosioekonomi diteken sejumlah pihak pada 2012 silam. Namun sampai sekarang belum juga selesai.

“Kesannya dibuat main-main. Kalau begini kapan selesainya. Padahal akhir tahun ini harus klir,” kata Sukono.

Dia berharap semua pihak yang terlibat dalam proses TKD Gayam bersikap transparan. Artinya, jika lahan pengganti yang ditawarkan dinyatakan tidak sesuai kriteria, maka harus ada penjelasan kepada para peserta lelang.

Baca Juga :   Minta Disediakan Flagman

“Baik EMCL, SKK Migas, dan pihak terkait agar menghormati aturan yang sudah ditentukan sebelumnya. Jangan malah terkesan menciptakan peta konflik di antara warga,” sarannya.

Sebelumnya pada musyawarah desa (Musdes) 1 Desember lalu, Pemerintah Desa Gayam memutuskan menolak semua rekomendasi hasil lelang dan menyerahkan proses penyiapan lahan pengganti kepada EMCL. Atas dasar itulah kemudian EMCL membuka tender lagi. (Suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *