Sebulan Dua Korban di Kali Kening

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Terhitung sudah dua korban tenggelam di Kali Kening, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, selama Bulan Desember 2015. Korban tenggelam kali ini bernama Jatmiko Hari, warga Desa Suciharjo setempat, diketahui tenggelam sejak hari Senin (14/12/2015), sekitar pukul 22:30 WIB.

“Sebulan sudah ada dua korban di Kali Kening,” kata Camat Parengan, Didik Purwanto, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi di kantornya, Selasa (15/12/2015).

Awal tenggelamnya korban ketika hendak mengambil kayu yang mengapung di Kali Kening menggunakan tali, dan getek (tongkat panjang). Naas, arus Kali Kening mendadak meningkat, dan korban tidak mampu mengontrol diri sehingga terseret arus.

Seketika itu, kerabat korban telah berusaha membantu, akibat minimnya peralatan dan kondisi cuaca buruk menyebabkan korban tidak tertolong.

“Korban sempat ditolong kerabatnya, namun tetap terseret arus,” imbuhnya.

Pasca kejadian tersebut, pihak Muspika langsung menghubungi tim BPBD setempat untuk meminta bantuan SAR. Akibat cuaca buruk dan kondisi malam hari, akhirnya pencarian korban ditunda sampai hari berikutnya.

Baca Juga :   Siapkan Enam Lokasi Pilot Project Geo Membrane

Secara terpisah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiono, mengatakan, pihaknya telah menerjunkan tim SAR ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan dibantu dengan SAR Bojonegoro, dan Polres Tuban.

Gabungan tim Search And Rescue (SAR) tersebut, sudah diterjunkan sejak pagi, namun sampai pukul 16:23 WIB pencarian masih nihil, dan terpaksa harus menghentikan pecarian.

Penyebabnya, sore ini hujan deras kembali mengguyur wilayah setempat, dan menyebabkan tim kesulitan menemukan korban.

“Tim SAR kesulitan sehingga lebih efektif menghentikan pencarian,” kata Joko Ludiono.

Pihaknya berharap, masyarakat untuk waspada ketika beraktifitas di sekitar Kali Kening, alasannya arus sungai cukup kuat ketika hujan mengguyur wilayah setempat.

“Semoga insiden tenggelam kali ini yang terkakhir,” harapnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *