SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Dalam Peringatan Hari Ibu Forum Anak Ronggolawe (FAR) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memberikan hadiah kepada Pemkab setempat berupa 32 poster melawan kekerasan. Pemberian tersebut sebagai reaksi atas kekecewaan maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Tuban.
“Pemkab harus memasang poster tersebut di tempat terbuka,†kata Ketua FAR Tuban, Erlina, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui usai hearing bersama Pemkab Tuban, Selasa (22/12/2015).
Tujuan pemasangan poster ditempat terbuka, agar seluruh komponen pemerintahan sigap dan serius menangani kasus kekerasan yang merugikan perempuan dan anak.
Selain di tempat terbuka, FAR juga telah menunjuk beberapa titik vital pemasangan poster. Diantaranya, Kantor Bupati, dan Wakil Bupati, Gedung DPRD, dan Kantor Satuan Kerja (Satker) Tuban.
Forum yang baru terbentuk beberapa tahun terakhir berharap, poster tersebut menggugah kepedulian pemerintah segera merealisakan Perda Perlindungan Anak Nomor 13 tahun 2013.
“Beberapa slogan dalam poster juga berisi persuasif dan edukatif,†imbuhnya.
Selain itu, Pemkab diminta untuk memfasilitasi anggaran Forum anak, karena sampai saat ini FAR masih meminta anggaran dari Koalisi Perempuan Ronggolawe (KPR). Padahal beberapa Kabupaten/kota di Jawa Timur, anggaran untuk forum anak sudah pasti.
“Rata-rata setiap tahunnya dianggarakan kurang lebih Rp100 juta,†jelasnya.
Secara terpisah, Kepala Bappemas KB dan Pemdes Tuban, Mahmudi, mengapresiasi 32 poster melawan kekerasan dari FAR. Poster tersebut sementara di data terlebih dahulu, kemudian secepatnya akan didistribusikan ke kantor Satker Tuban.
Terkait anggaran kegiatan anak, Pemkab menganggarkan sekitar Rp60 juta untuk 20 kecamatan. Sehingga anggaran tersebut harus dibagi merata dengan forum lainnya.
“Fasilitas anggaran untuk FAR akan disesuaikan dengan kegiatannya,†sambungnya. (Aim)