SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur, dan sekitarnya, Minggu (27/12/2015) pagi menikmati car free day di seputaran Alun-alun setempat mendapati suasana yang berbeda. Hal itu karena di depan pintu masuk kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berjajar 15 stan yang menjual berbagai macam produk khas Bojonegoro.
Ke-15 stan itu adalah para kontestan pameran usaha dalam program gerakan wirausaha sukses berdikari.
“Para peserta pameran tersebut berasal dari masyarakat umum, dampingan lembaga mitra program, dan dampingan disnakertransos,†ungkap Direktur IDFoS, Ahmad Taufiq.
Kegiatan ini merupakan program gerakan wirausaha sukses berdikari, kerja sama antara Institute Development of Society (IDFoS) dan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
Menurut dia, pameran tersebut bertujuan untuk mempublikasikan produk-produk usaha lokal Bojonegoro. Mulai makanan dan minuman, fashion, kerajinan tangan, hingga pupuk berbahan organik.
“Dengan demikian, masyarakat luas dapat mengenal produk-produk usaha lokal Bojonegoro,†katanya.
Pelaksanaan pameran semakin semarak, karena di sela-sela kegiatan Bupati Suyoto dan istrinya, mampir. Dengan ramah, Kang Yoto pun mengajak masyarakat bernyanyi bersama di depan panggung utama pameran. Masyarakat bergembira, saat Kang Yoto menyanyikan lagi Birunya Cinta, Alun-Alun Bojonegoro, dan Bojonegoro Matoh.
Selain pameran, kemarin juga dilangsungkan seminar kewirausahaan di pendapa pemkab. Seminar yang diikuti 250 peserta itu menghadirkan dua motivator. Yakni, motivator lokal Sugito, pengusaha katering dan transportasi, dan Kusnadi Ikhwan, motivator, sekaligus pengusaha dari Solo.
Hadir dalam seminar, Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adie Witjaksono dan Dave A. Seta, perwakilan Exxonmobil Cepu Ltd.
Menurut Adie Witjaksono, pihaknya sangat mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. “Ini sejalan dengan agenda pemkab yang memperbanyak lapangan kerja dan keterampilan masyarakat,†ujarnya.
Hal senada disampaikan Dave. Menurut dia, kegiatan seminar dan pameran usaha adalah salah satu wujud perhatihan dan komitmen EMCL dalam memberdayakan masyarakat dalam bidang ekonomi.
“Saya berharap, dari seminar yang diselenggarakan akan muncul wirausahawan-wirausahawan sukses yang tangguh,†tuturnya. (rien)