SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Menjelang tahun baru 2016 harga daging ayam dan daging sapi di sejumlah pasar tradisional Lamongan, Jawa Timur terus merangkak naik.
Dari pantauan di pasar Lamong dan sejumlah pasar tradisional sejak sepekan terakhir harga daging ayam dan daging sapi naik dikisaran Rp5 ribu-hingga Rp10 ribu perkilogram.
“Sejak seminggu ini harga daging setiap hari terus mengalami kenaikan antara Rp1000-Rp2000 perkilogram,” kata penjual ayam potong di Pasar Babat, Abdullah, Senin (28/12/2015).
Seperti harga daging ayam horen (daging lunak) yang sebelumnya Rp28 ribu perkilogram naik menjadi Rp32 ribu perkilogram. Harga daging ayam potong Rp29 ribu naik Rp32 ribu perkilogram.
“Harga kulakannya terus naik jadi terpaksa kami ikut menaikkan,” jelasnya.
Sedang harga daging sapi untuk kelas A kini dari harga Rp90 ribu perkilogram naik menjadi Rp100 ribu perkilogram, kelas B (sedang) dari harga Rp 85 ribu perkilogram naik menjadi Rp95 ribu perkilogram, dan harga daging kelas rawon (jelek) dari Rp80 ribu naik menjadi Rp90 ribu perkilogram.
Menurut salah satu pedagang daging sapi di pasar Lamongan, Kirdi, naiknya harga daging berdampak pada sepinya penjualan.
“Penjualan sepi mas. Biasanya yang beli satu kilo sekarang hanya beli sepraprat,†keluhnya.
Diperkirakan harga daging ayam dan sapi akan terus melejit hingga usai tahun baru.(tok)