SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Rangkaian kegiatan Program AKSI SEHAT di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) IDFoS, telah memasuki tahap Focus Group Discussion (FGD) pembentukan KRT PISAH yang dilaksanakan pada hari Minggu (20/12/15) lalu.
“Disepakati di FGD ini ada 2 KRT PISAH yang menaungi warga RT 18 – RT 24 dan warga RT 25 – RT 28 di Desa Gayam,†kata Pendamping Masyarakat Program Aksi Sehat di Desa Gayam, Ananto Widhi, Rabu (30/12/2015).
Bertempat di Pendopo Rumah Kepala Desa Gayam, Winto, FGD tersebut diikuti oleh 36 peserta, dengan rincian 6 peserta laki-laki dan 30 peserta perempuan yang semuanya adalah warga Dusun Sumurpandan.
“Melalui FGD ini, 2 KRT PISAH yang disepakati warga diharapkan mampu menjadi duta pilah sampah di Desa Gayam†ungkap Direktur IDFoS, M. Taufik.
Dalam Kegiatan yang didominasi peserta perempuan ini, dipilih calon pengurus KRT PISAH I dengan susunan Ketua adalah Ibu Endang RT 26 RW 05, Sekretaris adalah Ibu Duwik RT 27 RW 05 dan Bendahara adalah Ibu Siti RT 25 RW 05. Sedangkan untuk calon pengurus KRT PISAH II dengan susunan Ketua adalah Ibu Parningrum RT 19 RW 04, Sekretaris adalah Ibu Susanti RT 21 RW 04 dan Bendahara adalah Ibu Nyamiatin RT 22 RW 04.
Di tempat yang sama juga telah diadakan kegiatan Pemicuan yang ditujukan untuk memberi kesadaran pada warga tentang manfaat melakukan pemilahan sampah rumah tangga. Sebanyak 28 warga yang hadir menyatakan sepakat untuk memilah sampah.
Kepala Desa Gayam, Winto, menyampaikan, harapan yang sama dengan Direktur IDFoS atas terlaksananya program bersama LSM IDFoS dengan Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
“100 rumah tangga sasaran sudah kami tetapkan, selanjutnya KRT PISAH yang terbentuk akan menjadi motor penggerak program pilah sampah di Desa Gayam,†imbuhnya. (Rien)