Desak Holcim Segera Realisasikan Insentif

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Kabar belum terealisasinya insentif dari PT Holcim Indonesia Tbk, terhadap tim pemantau sektor laut, memantik reaksi Pemkab Tuban, Jawa Timur. Reaksi tersebut berupa desakan kepada perusahaan untuk memenuhi kewajibannya terhadap rekan kerja tim pemantau.

“Perusahaan harus bersinergi dan memenuhi hak rekan kerjanya,” kata Kasubag Humas dan Media Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (31/12/2015).

Walaupun besaran insentif tidak terlalu besar, akan tetapi dana tersebut sangat penting bagi anggota tim pemantau. Tercatat, setiap personil tim mendapatkan insentif sebesar 150 ribu rupiah. 

Dalam sekali pemantauan ada tiga unsur yang terlibat meliputi, Rukun Nelayan (RN), Himpunan Nelayan Seluruh Indoensia (HNSI), dan Keamanan Laut Terpadu (Kamladu) terdiri dari, Angkatan Laut, Polisi Air, dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tuban.

“Besaran tersebut secepatnya harus diberikan agar tidak menimbulkan gejolak sosial,” tegasnya.

Sementara Pemkab akan berkoordinasi dengan Holcim, agar segera merealisaikan insentif yang belum dibayarkan selama 10 bulan terakhir. Hal tersebut seharusnya tidak terjadi, mengingat Pemkab memproyeksikan Tuban menjadi kota industri.

Baca Juga :   Warga ATW Tak Lagi Krisis Air Bersih

“Kalau sikap perusahaan seperti ini sangat disayangkan.” tambahnya.

Tak hanya Holcim, Pemkab juga meminta semua perusahaan besar maupun skala menengah kecil untuk lebih profesional. Tak hanya menggulirkan program Coorporate Social Responsibility (CSR), namun hubungan keharmonisan terhadap rekan kerja harus dijaga.

“Kalau ada gejolak sosial pasti saham perusahan yang turun,” ujarnya.

Diketahui, sesuai dengan program Pemkab menjadikan Tuban sebagai kota Industri. Saat ini ada 4 perusahaan semen yang memadati Kabupaten Bumi Wali, diantaranya dua yang sudah beroperasi Semen Indonesia, dan Semen Holcim.

Sedangkan lainnya masih pembebasan lahan dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), yakni PT Abadi Cement beroperasi di Kecamatan Jenu,  dan Unimen semen beroperasi di Kecamatan Tambakboyo.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *