Mengisi Liburan, Dengan Membuat Lampu Lampion

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan mengisi liburan panjang sekolah. Seperti yang dilakukan Mutiara Perssa MP. Dara cantik yang masih duduk dibangku Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Babat ini memanfaatkan waktu dengan mengeksplor kreatifitas menciptakan beragam lampion cantik model kartun.

Beraneka model tokoh kartun yang menjadi idola anak-anak ‘tercetak’ dipermukaan lampion berbahan baku benang jahit. Ada model Doraeman, Pokemon, Spongebob, Hello kity, Shaund The Sheep, Micky Mouse dan beraneka model binatang seperti kelinci, sapi, burung, lebah dan lainnya.

Lampion berwajah karakter animasi itu terlihat lebih eksotik saat lampu didalamnya dinyalakan. Berpendar temaram, sangat cocok untuk hiasan lampu kamar atau dekorasi interior rumah.

“Mumpung liburan saya manfaatkan membuat kerajinan lampion kartun, Pak,” ujar pelajar kelas10 ini.

Dalam sehari Tiara yang juga aktif di OSIS ini mampu menghasilkan kerajinan sebanyak 10-12 lampion kartun. Untuk penjualannya ia melayani pesanan order. Beberapa tetangganya juga turut membantu memasarkan karyanya yang diberi label Tiara Elok Art.

Baca Juga :   Mas Teguh Kunjungi Perajin Pelepah Pisang Kadungrejo

“Selama liburan natal dan tahun baru pesanan cukup banyak.Selain untuk koleksi pribadi juga banyak digunakan untuk kado,” ujar dara cantik yang tinggal di Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur ini.

Karena hand made Tiara mengaku kewalahan melayani pesanan. Dirinya tidak ingin mengejar omzet dengan mengabaikan kualitas.

“Membuat lampion kartun hanya mengisi waktu luang saja. Belum dikomersialkan karena takut mengganggu waktu belajar,” urainya.

Untuk setiap lampion kartun, Tiara mematok harga relatif murah antara Rp40 ribu-60 ribu tergantung tingkat kesulitan pengerjaan.

Yang pasti disisa masa liburan panjang sekolah dirinya akan terus berkreasi. Selain menyalurkan kreatifitas juga menghasilkan rupiah untuk menambah biaya kuliah nanti. Tentunya juga untuk membantu menambah pemasukan ekonomi keluarga.

“Selain untuk kebutuhan lain, hasilnya saya buat biaya sekolah. Agar bisa membantu meringankan beban orang tua juga,” imbuhnya. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *