SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Proses pembebasan lahan proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) hingga akhir tahun 2015 belum rampung sepenuhnya.
“Belum semuanya,”. kata Kepala Seksi Harga Tanah dan Pendaftaran Tanah (HTPT) BPN Bojonegoro, Rohmadi kepada Suarabanyuurip.com.
Menurut dia, masih terdapat sejumlah persoalan administrasi dan kelengkapan berkas yang perlu diidentifikasi dan divalidasi. Dia mengungkapkan pihaknya ingin agar dalam pembebasan ini tidak menimbulkan masalah.
“Makanya saya bilang harus clear and clean,” tuturnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, clear yang dimaksudkan sudah selesai secara administratif dan jual beli. Sedangkan clean dimaksudkan dipastikan tidak akan menimbulkan permasalahan dikemudian hari.
Rohmadi mengatakan, untuk proses pembayaran ganti rugi kerugian dan pelepasan hak atas bidang tanah, bangunan dan tanam tumbuh masih kurang keberapa desa yang terdampak proyek J-TB. Seperti Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo dan Desa Pelem, Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro, Jawa Timur.
“Kalau yang Bandungrejo Kecamatan Ngasem sudah selesai,” imbuhnya.
Meski demikian, secara keseluruhan proses pembebasan lahan proyek Unitisasi Lapangan Gas J-TB boleh dikatakan rampung.
“Kan tinggal soal administrasi saja,” tuturnya.(Roz)