SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, secara bertahap mulai melakukan pembebasan lahan milik warga sepanjang bantaran Bengawan Solo di Kecamatan Cepu yang akan dibangun tanggul Bengawan Solo sepanjang 1,6 kilometer.
Menurut Camat Cepu, Mei Naryono, tercatat ada tiga desa yang bakal dilalui pembangunan tanggul Bengawan Solo tersebut. Tiga desa tersebut adalah Desa Nglanjuk, Desa Sumberpitu dan Desa Getas. Sebanyak 71 lahan milik warga yang bakal dibebaskan untuk keperluan pembangunan tanggul.
“Sudah ada 30 warga yang telah menerima ganti untung atas tanah yang dibebaskan akhir Desember 2015 lalu. Sisanya akan dilanjutkan pada anggaran tahun 2016,†kata dia, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (2/1/2016).
Dia menjelaskan, harga yang diberikan kepada warga sangat layak. “Bedasarkan dari penilaian tim Appraisal,†ujarnya.
Lebih lanjut Mei mengatakan, anggaran yang digunakan untuk melakukan pembebasan lahan berasal dari APBD Kabupaten dan APBD Provinsi.
“Untuk pembangunannya sendiri berasal dari APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo,†ungkapnya.
Dari informasi yang dihimpun, Pembangunan tanggul yang anggarannya bersumber dari APBN itu rencananya akan dimulai tahun 2016 ini. (ams)