Target Pendapatan Parkir Meleset

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Menjamurnya lokasi parkir di wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ternyata, tak mampu menopang pendapatan asli daerah (PAD). Target pendapatan parkir yang dipatok sejumlah Rp98 juta, hanya terealisasi Rp 59 juta pada tahun 2015.

Kepala UPT DPPKKI Cepu, Agus Sungkowo, mengungkapkan, jumlah petugas parkir di wilayahnya terus bertambah setiap tahunnya. Dari sejumlah 62 petugas, sekarang ini tercatat ada sebanyak 69 petugas.

“Mereka berada pada pengawasan kita,” ungkapnya Senin (4/1/2016).

Dari 62 petugas parkir yang dilibatkan tidak mampu memenuhi target pendapatan. Padahal  wilayah Cepu berpotensi menyumbang PAD dari sektor parkir.

“Hanya 60 persen dapat terealisasi, dari target Rp98 juta hanya tercapai Rp 59 juta,” jelasnya.

Tidak tercapainya target ini dikarenakan ada petugas yang tidak menyetorkan pendapatan sama sekali kepada DPPKKI.

“Selama ini yang setor paling sedikit Rp50 ribu, dan yang paling banyak Rp350 ribu perbulan, ,” kata dia.

Meski tak memenuhi target, Pemerintak Kabupaten Blora tahun ini menaikkan target pendapatan sektor parkir. “Kenaikannya mencapai 30 persen dari tahun 2015,” kata dia.

Baca Juga :   Kabel Listrik Putus, Anggota Polsek Gayam Atur Arus Lalulintas

Kenaikan target tersebut berdasarkan survey dari pemerintah yang menyatakan bahwa Cepu berpotensi untuk mendongkrak pendapatan dari sektor parkir. “Itu berdasarkan survey DPPKKI,” tegasnya.

Wahyu opotimis, target tersebut bisa terpenuhi.  Dengan catatan ada kesadaran dari pemerintah dan petugas parkir. “Petugas parkir sadar untuk menyetorkan hasil parkir dan pemerintaj juga sadar untuk memberikan perhatian,” pungkasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *