SuaraBanyuurip.com -Totok Martono
Lamongan – Kabut asap disertai bau pengap melanda wilayah Lamongan, Jawa Timur pagi ini, Rabu (6/1/2015). Turunnya kabut asap teesebut menjadikan warga panik dan bertanya- tanya apa yang menjadi penyebabnya. Mereka hanya menduga-duga munculnya kabut asap karena gunung bromo sedang meletus.
“Semula saya kira ada kebakaran tapi ternyata tidak.Kabutnya cukup pekat dan disertai bau pengab,” kata salah satu warga Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Darko.
Kabut asap tersebut cukup mengganggu mobilitas warga. Sebagian warga yang akan beraktifitas terlihat mengunakan masker dari sapu tangan dan penutup muka seadanya.
“Kalau tidak pakai masker mata jadi perih, Mas,” ujar pedagang dipasar Moropelang, Babat, Bakir.
Tebalnya kabut asap menjadikan batas pandangan menjadi terbatas. Jarak pandangan hanya sekitar 5 meter. Dijalan raya nasional Babat-Surabaya kendaraan dari dua arah baik dari arah Surabaya maupun dari arah Babat harus menyalakan lampu agar tidak terjadi kecelakaan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Suprapto dikonfirmasi penyebab kabut asap belum memberikan jawaban. Dihubungi melalui ponselnya terdengar nada sambung namun tidak diangkat. Saat di SMS hingga berita ini dikirim juga belum memberikan balasan.(tok)