SuaraBanyuurip.com -Ali Imron
Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sementara menemukan penyebab kebaran di Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tuban, disinyalir akibat aliran listrik.
Hal tersebut diketahui, pasca penggalian informasi terhadap saksi, dan korban kebakaran terminal milik Pertamina tersebut.
“Insiden kebakaran tersebur murni kecelakaan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tuban, Syaefudin, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi melalui teleponnya, Jumat (08/01/2016).
Sementara, kronologi kebakaran tersebut berawal ketika petugas Pertamina Sunardi (35), dan Suntoro (38), melakukan perbaikan kran atau palep saluran pipa minyak Pertamina.
“Perbaikan pipa tersebut sekira pukul 21:00 WIB,” imbuhnya.
Saluran pipa tersebut, menghubungkan dari tandon BBM menuju penampungan hilir, yakni kapal tangker di perairan utara Jenu.
Kemudian, sekira pukul 21.40 WIB, Petugas Pertamina masih memperbaiki kran rusak, entah apa penyebabnya salah satu pipa aliran minyak TBBM tiba-tiba diduga tergores kabel listrik. Kabel listrik tersebut tertanam di bawah pipa.
“Sekejap api muncul, dan langsung menyala,” tambahnya.
Tak menunggu waktu lama bersama Polres, dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI), dalam satu jam sumber api berhasil dijinakkan.
“Ada 3 mobil Pemadam Kebaran (Damkar) yang disiagakan,” ungkapnya.
Pasca insiden kebakaran tersebut, belum dapat ditaksir jumlah kerugian yang dialami oleh Pertamina dengan wilayah pemasaran BBM Retail Region V. (Aim)