SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pasca kebakaran Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Tuban, Jawa Timur, yang terjadi Kamis malam (7/1), kegiatan operasional berjalan normal.
Area Manager Communication & Relations Pertamina Marketing Operation Region V Heppy Wulansari menjelaskan, kebakaran terjadi sekira pukul 21.30 WIB, dan api berhasil dipadamkan pukul 23.00 WIB. Kebakaran ini tidak mempengaruhi kegiatan operasional TBBM Tuban.
“Kebakaran ini tidak mempengaruhi penyaluran BBM ke SPBU. Kegiatan operasional TBBM Tuban juga berjalan normal dan sudah memulai penyaluran dari jam 03.00 WIB dini hari tadi,†jelasnya kepada suarabanyuurip melalui pesan pendeknya, Jumat (8/1/2015).
Penyaluran TBBM Tuban terdiri dari premium 909 kilo liter per hari dan solar 733 kilo liter per hari. Bahkan untuk hari penyaluran BBM di Tuban ada peningkatan 20% untuk Premium dan 35% untuk Solar.
Hari ini penyaluran TBBM Tuban di rencanakan untuk Premium sebesar 1.096 Kilo liter dan Solar 992 kiloliter. Peningkatan penyaluran ini untuk stock built up SPBU pasca lonjakan konsumsi beberapa hari yang lalu.
“Penyebab kebakaran masih dalam investigasi petugas,†tutur Heppy.
Pertamina menghimbau masyarakat untuk tidak panik atas kejadian ini dan Pertamina menjamin stock maupun penyaluran BBM berjalan aman.(rien)