Pasokan BBM Resahkan Masyarakat

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban – Sebagian masyarakat Tuban, Jawa Timur, resah dan khawatir dengan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah setempat. Penyebabnya, sejak pagi hanya tersedia BBM jenis premium, sedangkan jenis BBM lainnya habis.

“Sejak pagi tadi stok BBM di SPBU di Jalan Widang-Tuban menipis,” kata salah seorang warga Kecamatan Plumpang, Saiful (30), kepada suarabanyuurip.com, ketika ditemui usai membeli BBM di SPBU Sleko Tuban, Jumat (8/1/2016).

Rata-rata hampir di semua SPBU yang tersedia hanya Premium. Sedangkan lainnya seperti Pertamax, Pertamax Dex, Solar, maupun Pertalite kehabisan stok.

Saiful mengaku mengetahui minimnya pasokan BBM dari temannya di Kecamatan Widang. Untuk memastikan informasi yang diterima, dia langsung membuktikan sendiri di SPBU kota.

“Ternyata tersisa Premium, padahal biasanya berlangganan Pertamax,” tambahnya.

Beberapa masyarakat menduga kelangkaan BBM tersebut akibat dari terbakarnya saluran pipa di Terminal BBM yang berada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban.

Sementara, Petugas SPBU Sleko, Amir, membenarkan sejak pagi stok BBM banyak yang habis. Sehingga untuk memanfaatkan waktu luang, sebagian petugas membersihkan area SPBU, dan mengecek selang pengisian BBM.

Baca Juga :   SPBU di Lamongan Kehabisan Premium

“Belum diketahui pasti penyebab kelangkaan ini,” sambungnya.

Terpisah, Area Manager Communication and Relation Marketing Operation Region V, Heppy Wulansari menjelaskan, kebakaran yang terjadi di sarana penunjang TBBM tidak berpengaruh terhadap distribusi BBM.

Karena TBBM mulai pukul 03:00 WIB sudah kembali normal, lantaran sumber api sudah dapat dipadamkan.

“Tidak ada pengaruh sama sekali, kalaupun ada itupun tidak lama,” pungkasnya.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *