Lulusan SLTA Bojonegoro Mampu Bekerja di Perminyakan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sebanyak 20 pemuda Bojonegoro, Jawa Timur, lulusan SLTA mampu menembus pekerjaan di bidang perminyakan setelah sebelumnya mendapat training selama enam bulan. Mereka bekerja di PT Elnusa, dan perusahaan perminyakan Indonesia lainnya.

Sebelumnya, puluhan pemuda-pemudi Bojonegoro itu mendapat training (pelatihan) selama enam bulan melalui program corporate social responsibility (CSR) dari Elnusa. Pelatihan melalui program CSR ini merupakan salah satu usulan Bupati Bojonegoro, Suyoto, kepada semua perusahaan migas yang melakukan kegiatan di wilayahnya.

Usulan tersebut direspon cukup baik Elnusa dengan menyanggupi pemberian training kepada 50 putra-putri Bojonegoro lulusan SLTA untuk nantinya bisa bekerja di perminyakan. Pendaftaran pelatihan dibuka dan jumlah pendaftar mencapai 3500 lebih, sehingga diseleksi untuk diambil 50 putra-putri terbaik Bojonegoro.

“Karena yang terpilih itu cerdas-cerdas, sehingga baru 5 bulan mereka sudah dinyatakan lulus dan dapat sertifikat,” kata Kang Yoto saat menerima rombongan 7 pemuda Bojonegoro di dialog publik di Pendapa Malwopati, Jum’at (8/1/2016) kemarin.

Namun dari 50 anak yang mendapat training tersebut, sebanyak 20 anak telah dipekerjakan langsung di PT Elnusa. Sedangkan sisanya 30 anak bekerja di perminyakan di berbagai perusahaan di Indonesia.

Baca Juga :   Dewan : Pertagas Harus Bertanggung Jawab

Mohammad Kiki Kristanto, salah satu pemuda Bojonegoro mengungkapkan, telah bekerja di pada PHG WMO dan EP Pokang yaitu Lapangan Minyak Selat Madura selama dua tahun. Dengan penghasilan setiap bulannya sejumlah Rp5 juta.

“Sangat senang, dengan gaji ini saya bisa membantu ekonomi keluarga,” kata anak seorang buruh tani dari Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno itu.

Di tempat yang sama, Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adi Witjaksono, menambahkan, dalam melakukan rekrutmen dan kegiatan training yang bekerjasama dengan Elnusa itu, pihaknya merasa ikut bangga akan prestasi yang diraih anak-anak Bojonegoro itu.

“Sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Elnusa, jika tenaganya masih dibutuhkan oleh Elnusa tetaplah bekerja di perusahaan itu,” pesan Adi Witjaksono.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *