Perpanjangan EPF Belum Ada Keputusan

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyampaikan, hingga saat ini belum ada kepastian perpanjangan sewa Early Production Facility (EPF) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, oleh ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) yang telah berakhir sejak bulan Desember 2015 lalu.

“Hingga kini belum ada keputusan perpanjangan EPF. Jadi, kami minta EMCL supaya fungsi lahannya dikembalikan seperti semula, meski sewanya habis pada November mendatang,” tegas Kepala bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro, kepada Suarabanyuurip.com, melalui sambungan telephone, Sabtu (9/1/2016).

Disinggung mengenai instruksi wakil presiden Jusuf Kalla yang bertandang di Blok Cepu pekan lalu untuk memperpanjang sewa EPF, pihaknya mengaku masih akan mengkoordinasikan terlebih dahulu.

“Kita harus berkoordinasi lagi terkait instruksi Wapres Jusuf Kalla, karena banyak faktor yang mempengaruhi jika harus memperpanjang EPF,” tukasnya.

Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan jika memperpanjang EPF ini adalah aspek recervoir. Sehingga, jika dipaksakan maka produksi tidak bisa maksimal.

Baca Juga :   PHM Alirkan Gas Perdana Anjungan WPN-4, Dukung Peningkatan Produksi Gas Nasional

“Kami menghitung besar produksi saat puncak sebesar 165 ribu barel/hari itu sudah paling optimum. Kalau menggunakan EPF bisa nambah tapi tidak akan lama,” pungkasnya. (Rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *