SuaraBanyuurip.com -Totok Martono
Lamongan – Pemerintah Desa (Pemdes) Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menggelar pelatihan membuat kerajinan daur ulang sampah plastik menjadi beraneka bentuk kerajinan eksotik.
Pelatihan yang dilakukan di Kantor desa setempat akan dilaksanakan selama 10 hari. Â Dengan dimulai sejak hari Sabtu tanggal 9 kemarin hingga 18 Januari 2016 mendatang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan warga yang bersumber dana dari dana desa. Sasaranya adalah para ibu rumah tangga. Dengan tujuan agar para ibu-ibu mampu lebih produktif untuk membantu ekonomi keluarga.
“Ada sekira 20 orang peserta perempuan yang diambil dari perwakilan RT,” kata Sekdes Moropelang Eny Sulistyowati, kepada Suarabanyuurip.com.
Pemanfatan sampah plastik untuk didaur ulang menjadi beragam bentuk kerajnan seperti tas, dompet, kipas dan tikar. Menurutnya, selain juga memberikan nilai ekonomi bagi warga juga sangat efektif untuk mengatasi persoalan sampah.
“Yang memberikan pelatihan adalah Ana Trierydha yang memiliki usaha daur ulang sampah,” tandasnya.
Peserta yang mendapatkan bekal pelatihan ketrampilan itu nantinya akan di tugaskan untuk melatih warga dilingkunganya masing- masing.
“Sehingga nantinya warga bisa memanfatkan sampah untuk kegiatan ekonomi produktif,” pungkasnya. (tok)