SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – PT Geo Link mengaku belum mendapatkan pemberitahuan terkait pembongkaran Early Production Facility (EPF) di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur.
“Saya belum dapat kabar apa-apa tentang pembongkaran EPF,” kata Humas PT Geo Link, Wahyu, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (12/1/2016).
Dia menyampaikan, kabar rencana pembongkaran EPF ini sangat mengejutkan. Karena, masih ada pipa sepanjang 40 kilometer yang terpasang untuk mengalirkan minyak mentah ke Lapangan Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
“Kalau dibongkar semua, operasional kita ya berhenti total,” ujarnya.
Hal ini tentu akan menimbulkan dampak secara material. Karena, selain tidak ada lagi operasional yang menghasilkan pendapatan, pembongkaran pipa juga membutuhkan biaya yang cukup besar.
“Mbongkar pipanya itu butuh biaya besar lho, Mbak,” tukasnya.
Pihaknya berharap, pembongkaran EPF hanyalah kabar burung belaka. Karena, selama ini pihaknya merasa belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi terkait hal itu. (Rien)