SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Keberadaan perusahaan besar di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi potensi besar pula yang didapat dari program Corporate Social Responsibility (CSR). Sehingga diharapkan mampu menyumbang peningkatan dalam pembangunan di Cepu khususnya, dan umumnya di wilayah Kebupaten Blora.
Kepala Subbidang Penelitian pengembangan (Litbang) Bidang Litbang dan Statistik, Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Blora, Anjar, menuturkan, bahwa pembangunan di Kabupaten Blora belum merata. Hal itu disebabkan adanya keterbatasan anggaran untuk pembangunan.
“Harapannya dengan adanya program CSR, baik dari sektor Migas maupun yang lainnya bisa menjadi bagian dari bentuk perhatian kepada lingkungan. Konsepnya adalah bina lingkungan,” katanya, Selasa (12/1/2016).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sangat mengapresiasi dan mendukung adanya program CSR dari perusahaan. Di Cepu, kata dia, bukan hanya perusahaan Migas saja yang ada, namun banyak juga dari sektor usaha lain.
“Seperti perhotelan yang berdiri di Cepu. Cepu lain dari yang lain banyak perusahaan besar di sini,” ungkapnya.
Meskipun CSR sifatnya tidak wajib, dan hanya bersifat partisipasi, kata dia, perusahaan bisa menyisihkan untuk kesejahteraan warga.
“Bukan kewajiban, tapi sifatnya partisipasi,” jelasnya.
Intinya, lanjut dia, CSR diharapkan bisa berperan serta dalam peningkatan perkembangan pembangunan segala bidang di wilayah Blora. (Ams)