SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Â Warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, Jawa Timur, binaan operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), kesulitan memasarkan hasil kerajinan yang digeluti selama ini. Penyebabnya pasca diberi pelatihan tidak ada pangsa pasar yang menampung hasil kerajinan tersebut.
“Warga bingung hasil kerajinannya mau dijual kemana,†kata Kepala Desa (Kades) Rahayu, Sukisno, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kantornya, Selasa (12/01/2016).
Tidak dipungkiri setiap tahunnya operator sumur mudi tersebut, kerap memberikan program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat. Salah satunya pembangunan infrastruktur desa, dan pelatihan kepada ibu rumah tangga.
Tercatat, beberapa tahun yang lalu warga pernah diberikan pelatihan membuat aneka sepatu, dan tas, namun tidak sampai satu tahun usaha tersebut berhenti tanpa ada tindak lanjut.
“Rata-rata produk warga kalah bersaing dengan pabrikan,†ujarnya.
Selain itu, beberapa kelompok warga juga dilatih membuat kerajinan dari bambu, mulai sesek, lampu hias, dan bahan-bahan kebutuhan rumah tangga, namun kegiatan tersebut tidak bertahan lama.
“Kendala yang dialami warga sama yakni penjualan,†tambahnya.
Mirisnya, beberapa warga yang pesimis akibat tidak laku produknya, langsung menjual alat-alat yang diberikan oleh perusahaan. Sedangkan sisanya masih bertahan dan disimpan di kediaman salah satu kelompok.
“Salah satunya alat pengrajin bambu dijual seharga Rp300 ribu,†tandasnya
Pemerintah Desa (Pemdes) berharap, pihak perusahan ditahun 2016 tidak sekedar memberikan modal dan pelatihan semata, namun lebih mengupayakan pemasarannya sekaligus pengawasannya.
“Perusahaan harus memperhatikan ke arah pemasarannya,†ujarnya.
Sementara, Field Admin Superitendent JOB PPEJ, Akbar Pradima, ketika dikonfirmasi terkait upaya pemasaran produk hasil olahan warga Rahayu belum memberikan penjelasan.
Pesan singkat yang dilayangkan Suarabanyuurip.com, sekira pukul 16:22 WIB sampai berita ini ditulis belum mendapat balasan. (Aim)