Musim Ikan Tangkapan Sepi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan-Para nelayan di wilayah pantai utara (Pantura) Lamongan, Jawa Timur, mengeluhkan sepinya hasil tangkapan ikan. Padahal lazimnya pada bulan Januari-Februari mereka seharusnya menikmati panen raya ikan dengan tangkapan ikan tongkol.

“Sejak seminggu ini hasil tangkapan ikan selalu sepi mas. Bahkan sering nelayan tidak mendapat hasil tangkapan sama sekali,” kata nelayan Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Safuan, Kamis (14/1/2016) kemarin.

Sepinya tangkapan ikan menjadi fenomena tersendiri bagi para nelayan. Sebab biasanya saat ini hingga dua bulan kedepan seharusnya sedang musimnya ikan tongkol yang menjadi tangkapan primadona bagi nelayan karena harganya yang mahal.

“Ikan tongkol harganya Rp 13 ribu perkilogram. Perekor ikan bobotnya bisa 5 kilogram. Tidak heran kalau musim tongkol sangat ditunggu-tunggu nelayan,” tambah nelayan lainya Darko.

Cuaca laut sendiri dalam sepekan terakhir sangat cerah karena di laut jarang turun hujan badai. Cuaca bersahabat ini seharusnya cukup membantu nelayan berburu ikan.

Nelayan juga lebih bersyukur dengan turunnya harga solar beberapa waktu lalu yang dapat menghemat pengeluaran mereka selama berlayar.

Baca Juga :   SKPD di Tuban Tak Gubris Ajakan Presiden

” Meski harga solar turun namun hasil tangkapan sepi, nasib nelayan tetap buntung mas, ” keluh lelaki berkulit gelap ini.

Untuk setiap melaut rata- rata nelayan yang menggunakan perahu kecil mengkosumsi solar 30 liter sedang perahu besar 100 liter solar. Besarnya kebutuhan solar yang tidak sesuai dengan hasil yang diperoleh selama melaut membuat para nelayan rugi besar.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *