Investasi Transportir Terancam Macet

SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Penutupan PT.Tri Wahana Universal (TWU) pemilik kilang mini di Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur yang rencananya akan mulai dilakukan pada 20 Januari 2016 nanti menuai polemik. Pengusaha mitra PT. TWU menilai, jika penutupan benar dilakukan maka akan berdampak pada iklim investasi.‎

“Efek yang paling berbahaya lagi adalah investasi bisnis yang sudah dilakukan pengusaha lokal,”ujar Direktur Utama, PT. Bahana Multi Tekhnik (BMT), Budi Utomo kepada Suarabanyuurip.com kemarin.

Menurut dia, investasi yang paling banyak khususnya dalam bentuk bisnis transportasi. Budi menghitung saat ini terdapat 140 truck  yang terlibat dalam bisnis dikilang mini PT. TWU. Jumlah truck tersebut, lanjut dia, jika dikonversikan dalam uang senilai Rp150 Miliar.

“Investasi sebesar ini sudah terlanjur diinvestasikan oleh pengusaha dan warga sekitar,” tandasnya.

Lebih jauh, dia memperkirakan masih terdapat investasi diluar bisnis transportasi. Diakuinya kebanyakan investasi yang telah dikeluarkan bersumber dari perbankan. Jika kegiatan operasi PT. TWU dihentikan, maka juga akan berdampak pada macetnya perputaran uang investasi dengan perbankan.

Baca Juga :   PPSDM Migas Buka Pelatihan dan Sertifikasi Operator SPPLPG

“Cicilan bank tetap berjalan,” tuturnya.

Budi menambahkan, aktivitas pengiriman yang dilakukan perusahaanya saat ini masih berjalan normal sambil menunggu perkembangan selanjutnya.

“Saat ini masih berjalan sambil menunggu kepastian jika memang kita benar -benar tidak bisa berjalan,” ‎ucapnya. (Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *