SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- ‎Warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dikabarkan menjadi korban keracunan yang diduga kuat dari Well Pad A, Lapangan Sukowati Blok Tuban yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
Sekretaris Desa Ngampel, Hantoyono membenarkan adanya korban bau menyerupai gas yang diduga kuat bersumber dari Well Pad A, Lapangan Sukowati.
“Iya benar ada warga kami yang terkena dampak bau dari Petrochina,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (17/1/2016).
Dia mengungkapkan, jika bau tersebut memang bersumber dari Well Pad A. Sebab, sebelumnya pihak JOB P-PEJ telah memberikan sosialisasi tentang adanya kegiatan di Well Pad A. Hanya saja, sebelum ada tindaklanjut dari sosialisasi yang dilakukan, sore tadi sudah terjadi insiden yang menimpa warga.
“Sebelumnya sudah ada sosialisasi ke masyarakat,” imbuhnya.
Menurut dia, bau tersebut terasa menyengat sebelum hujan turun. Namun pada saat hujan bau secara perlahan hilang.‎ Warga yang terkena dampak bau diketahui bernama, Fitri, Jumirah, dan Sriani. Gejala yang dialami korban akibat bau tersebut pusing, muntah dan lemas. Korban saat ini, sedang dirawat di RS IBNU SINA.
“Semua korban dari RT 01, RW 01 Desa Ngampel,” ‎tuturnya.
Hingga berita ini ditulis Field Administration Superintendant JOB P P-PEJ, Akbar Pradima saat berupaya dihubungi belum memberi keterangan. (Roz).