SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), Eddy Fritz Dominggus, menyebutkan, didalam amandemen yang sudah tertuang, mitranya PT Intermedia Energi (IME) harus melaksanakan konstruksi sipil untuk pembangunan fasilitas gas flare di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Selain alokasi gasnya disetujui oleh pemerintah, PT IME harus menyelesaikan konstruksi sipil dulu,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (18/1/2016).
Saat ini, PT IME tengah melanjutkan pekerjaan yang seharusnya dilakukan sesuai perjanjian sebelumnya. Meskipun, belum ada kabar perjanjian jual beli gas (PJBG) dari Kementerian ESDM.
“Ya kalau PT IME mau melanjutkan pekerjaannya, bagus dong,” tandas Eddy.
Menurutnya, hal yang bagus saat PT IME mau melanjutkan pekerjaannya meskipun belum ada kepastian PJBG dari Kementerian ESDM. Terlebih, tidak memberikan resiko kepada PT BBS.Â
“Sekarang ini, yang penting PT BBS siap. Gitu aja,” ujarnya santai.(Rien)