SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- PT. Bahana Multi Tekhnik (BMT), salah satu rekanan PT.Tri Wahana Universal (PT.TWU) me‎mbenarkan jika kegiatan produksi pengolahan minyak mentah di kilang mini sudah berhenti terhitung sejak 18 Januari 2016 kemarin.
“Iya benar kemarin sudah berhenti,” kata Direktur Utama PT.BMT Budi Utomo kepada suarabanyuurip.com, Selasa (19/1/2016).
Menurut dia, kalau pun masih ditemui armada truck tanki yang sedang beraktivitas maka yang dikirim adalah stok minyak olahan yang masih tersisa. Budi mengungkapkan, jika pasokan minyak olahan dari PT.TWU tidak ada lagi yang paling dirugikan adalah pengusaha transportir.
“Karena pengusaha lokal benar benar telah berinvestasi,” ujarnya.
Sementara itu, dikonfirmasi soal kepastian penghentian aktivitas PT.TWU, External Relation Manager PT.TWU Wendrayadi tidak menampik hal itu. Namun Wendra lebih memilih irit berkomentar.
“Sesuai yang disebut oleh Pemkab,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Disnakertransos Adie Witjaksono menyebut, per tanggal 18 Januari 2016 PT.TWU sudah menghentikan operasinya. Dengan berhentinya aktivitas pengilangan di TWU, diperkirakan 650 pekerja terancam ikut berhenti.(roz)