Puncak Konstruksi Libatkan 450 Perusahaan Nasional

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) menyebut pada masa puncak konstruksi pengerjaan proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu terdapat lebih dari 450 perusahaan nasional yang mendukung perusahaan konsorsium sebagai subkontraktor. 

“Sebanyak 450 lebih perusahaan terlibat. Lebih dari 85 persen subkontraktor tersebut berasal dari wilayah di sekitar proyek, termasuk Bojonegoro dan Tuban,” kata Juru Bicara dan Humas EMCL Rexy Mawardijaya dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Rexy mengungkapkan, selain telah bekerja sama, EMCL juga turut mendampingi, membantu, dan  meningkatkan standar dalam proses pengadaannya untuk menjaga baku mutu yang ketat.

 “Semua ini untuk membantu perusahaan tersebut agar dapat menangani proyek pada skala ini,” tambahnya.

Karena itu, EMCL berharap agar pengalaman selama terlibat di proyek dapat digunakan sebagai pembelajaran untuk mengerjakan proyek yang lainnya dengan lebih efisien.

Disamping itu, lanjut Rexy, terdapat lebih dari 150 perusahaan dan koperasi dari Bojonegoro telah mengikuti pelatihan pengenalan proses pengadaan. Tujuannya untuk memberi wawasan pengetahuan pelaku usaha lokal mengenai standar pengadaan proyek dan cara untuk terlibat dalam proses penawaran.

Baca Juga :   Pemindahan Rig ke KDK Disosialisasikan

Menurut dia, pengerjaan proyek Lapangan Banyuurip telah berusaha memaksimalkan pemanfaatan muatan lokal. Karena itu pula yang menjadi alasan mengapa kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC) dalam proyek Lapangan Banyuurip terdiri dari lima perusahaan konsorsium.

“Semuanya dipimpin oleh perusahaan Indonesia,” jelasnya. (Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *