SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Operator proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), mengatakan, perekrutan tenaga kerja (Naker) J-TB sepenuhnya bukan menjadi tanggungjawab PEPC melainkan tanggungjawab kontraktor pelaksana proyek.
“Untuk rekrutmenya naker, menjadi hak kontraktor pelaksana proyek. Dalam hal ini adalah PT Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pemenang tender proyek J-TB,” kata PGA & Relation Manager, PEPC, Abdul Malik, kepada suarabanyuurip.com melalui telepon, Selasa (26/01/2016).
Meski demikian, kata Malik, kontraktor pelaksana ditekankan untuk tetap merekrut Naker dan kontraktor lokal dalam pengerjaannya. Tentunya sesuai dengan keahlihannya masing-masing.
“Mekanismenya seperti apa secara detail PP nanti yang lebih memahami, yang pasti harus berpedoman pada aturan yang ditentukan selama ini berjalan dalam pengerjaan proyek Migas di Bojonegoro,” jelasnya.
Disinggung berapa jumlah naker yang dibutuhkan nanti di proyek J-TB. Dia menyebutkan, ratusan naker yang akan dibutuhkan nanti dalam pengerjaan proyek J-TB. Hanya saja, dia belum bisa menyebutkan totalnya secara pasti.
“Kalau detailnya belum bisa menyebutkan, tetapi dipastikan lebih dari 100 naker yang dibutuhkan, salah satunya seperti Flagmen, Hellper dan lain sebagainya,” jelasnya.
“Dalam waktu dekat ini kami juga akan menghadap kepada pak Bupati Bojonegoro untuk berkoordinasi agar semuanya berjalan dengan lancar sesuai harapan bersama,” pungkasnya. (Roz/ko)