20 Warga Lamongan Masuk Gafatar

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Su’udi, seorang guru di SMAN Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang terindikasi mengikuti Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dan dilaporkan menghilang, ternyata memang berada di Kalimantan. Hal itu terungkap dari pengakuan Afan Suhariadi, Eks Gafatar yang telah dipulangkan ke rumahnya di Desa Moronyamplung Kecamatan Kembangbahu.

Su’udi sendiri tidak termasuk di antara enam orang eks Gafatar asal Lamongan yang telah dipulangkan ke Lamongan pada Minggu malam lalu (24/1/2016). Dia diketahui telah menjual rumahnya di Gresik dan dilaporkan menghilang bersama isteri dan kelima orang anaknya sejak 2 Oktober 2015.

Keterangan keberadaan Su’udi itu disampaikan Afan menjawab pertanyaan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lamongan, Sujito ketika menerima kunjungan Pj Bupati, Wahid Wahyudi di kediamannya, di Dusun Nyamplung Desa Moronyamplung Kecamatan Kembangbahu.

“Iya, saya tahu beliau, tapi saya tidak tahu apakah beliau sudah pulang ke Lamongan atau belum,” tutur Afan.

Mantan Sekretaris Gafatar Lamongan tersebut menjelaskan, organisasinya telah dibubarkan pada tahun 2015, dengan anggota aktif di Kabupaten Lamongan sekitar 20 orang. Afan mengaku, baru tiga  hari berada di Kalimantan Barat, hingga  kemudian ada kejadian pembakaran pemukiman eks anggota Gafatar.

Baca Juga :   Gandeng BPPT Tingkatkan Ketahanan Pangan

Kepada Pj Bupati Lamongan, Afan menyatakan tertarik bergabung dengan Gafatar karena menurut dia, Gafatar adalah organisasi yang bergerak di bidang sosial.

“Karena adanya pemberitaan di media soal Gafatar yang membuat kami tidak nyaman, sehingga kami putuskan untuk pindah kesana (Kalimantan) di tempat yang menurut kami bisa diterima”, terang pria yang lahir pada 1987 silam tersebut.

Eks anggota Gafatar yang pulang ke Lamongan itu mendapatkan bantuan Sembako dari Pemkab Lamongan sebagai awal mereka menata hidup lagi di Lamongan. Mereka juga menerima bantuan asupan makanan bergizi dari Dinas Kesehatan.(tok)  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *