Dishub Minta PEPC Perhatikan Andalalin

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Jawa Timur, meminta Operator Unitisasi Gas Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) untuk memperhatikan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) saat melakukan pekerjaan sipil dalam waktu dekat.

“Khususnya  pada transportasi alat berat,” tegas Kepala Dinas Perhubungan Iskandar,saat sosialisasi proyek J-TB di ruang PKK Pemkab Bojonegoro, Rabu (27/1/2016).

Iskandar mengaku, hingga saat ini PEPC belum melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk Andalalin. Padahal, aktivitas transportasi alat berat yang dilakukan nantinya akan melewati rel kereta api.

“Kalau melewati rel kereta ini urusannya ribet, karena dari PT KAI ada aturan sendiri,” ujarnya.

Namun, Iskandar memastikan tidak akan ada halangan dari PT KAI apabila Andalalin JTB diselesaikan. Terlebih jika ada larangan untuk melintas dengan alasan dapat merusak rel kereta.

“Nanti kami pastikan tidak ada masalah dengan PT KAI,” tandasnya.

Sebagaiaman diketahui, PEPC telah mengumumkan Perusahan Perumahan (PP) sebagai pemenang tender pekerjaan sipil di JTB. Dikabarkan pekerjaan itu mulai dilaksanakan.(rien)

Baca Juga :   Tuban Krisis Naker Ahli Migas

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *