Jumlah Anak Meninggal Naik 39 Persen

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Forum Masyarakat Madani (FMM) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, resah lantaran jumlah kematian anak maupun ibu di wilayah Tuban selalu naik setiap tahunnya. Sehingga dalam waktu dekat FMM bakal membentuk FMM tingkat kecamatan di 20 kecamatan lainnya.

“Kematian anak naik 39 persen di tahun 2015,” kata Koordinator FMM Tuban, Windu Budiarto, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kantor Kecamatan Tuban, Rabu (27/01/2016).

Data yang dimiliki FMM Ronggolawe, sedikitnya ada 186 anak yang meninggal di tahun 2014, sedangkan tahun 2015 naik menjadi 225 kasus. Untuk kematian ibu di tahun 2014 ada 10 kasus, dan naik menjadi 12 ibu yang meninggal ditahun berikutnya.

FMM Ronggolawe sendiri merupakan bentukan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, dan bertugas menanggulangi tingginya angka kematian anak dan ibu selama ini.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan memberikan sosialiasi kepada masyarakat akan pentinganya menjaga pola makan, dan nutrisi sehari-hari. Selain itu, segera melapor apabila terjadi gejala yang tidak wajar, terhadap ibu hamil maupun anak.

Baca Juga :   59 Petugas Dishub Seputar Pasar Bojonegoro Bakal Digeser

“Setiap perubahan kondisi tubuh harus dilaporkan,” ujarnya.

Saat ini juga telah terbentuk delapan FMM ditingkat kecamatan yang angka kematiannya tinggi. Selain itu, sekira 20 lembaga atau organisasi profesi juga berkomitmen mewujudkan visi misi FMM.

“Diantaranya jurnalis, Muhamdiyah, NU dan LSM,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Kota Tuban, Agus Hanafi, semua Stake Holder yang terkait dengan FMM Roggolawe giat mensosialialisasikan misi serupa. Sehingga dalam waktu dekat ancaman kematian ibu dan anak dapat ditanggulangi.

“Semua pihak memiliki tanggung serupa dengan FMM,” singkatnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *