SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Kontrak pengawasan tim pemantau sektor laut PT Holcim Indonesia, Tuban, Jawa Timur, telah habis pada akhir tahun 2015 lalu. Sehingga bulan Januari 2016 ini, tim pemantau laut resmi dibubarkan.
“Pembubaran resminya hari Kamis (28/02/2016) kemarin,†kata Koordinator Tim Pemantau Sektor Laut Holcim, Rohmad Hidayat, kepada Suarabanyuurip.com melalui telepon, Jum’at (29/01/2016).
Selaku rekanan PT Holcim, pihaknya menjalankan tugas sesuai kontrak kerja. Dimana kontrak telah diteken sejak tahun 2012 sampai 2015. Selama itu, pemantauan fokus terhadap pembangunan pelabuhan semen di Desa Glondong, Kecamatan Tambakboyo, Tuban.
Baik lalu lintas kapal dengan perahu nelayan, maupun dampak yang ditimbulkan dari aktifitas pengerukan laut. “Dalam waktu 3 tahun paling sering jaring tersangkut,†ungkapnya.
Pasca pembubaran tim, pihaknya khawatir apabila terjadi problem terkait jasa transportasi laut, maupun nelayan di sekitar pelabuhan. Â Biasanya timnya langsung tanggap, dan mengkomunikasikan dengan pihak Holcim maupun Pemkab setempat.
Beruntung dalam pertemuan singkat acara pembubaran tim, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Tuban, maupun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) setempat menyatakan siap memantau.
“Keduanya siap membantu nelayan ketika ada problem di sekitar pelabuhan,†tambahnya.
Sebenarnya pasca pembubaran tim pemantau laut, masih ada pekerjaan yang belum selesai di area dumping, bekas pembuangan lumpur. Lokasi tersebut harus diawasi sehingga tidak berdampak terhadap nelayan setempat.
“Jaring nelayan sering tersangkut di sekitar area tersebut,†ujarnya.
Selain itu, pihaknya masih menunggu apakah tahun ini ada perpanjangan kontrak apa tidak. Apabila tidak ada kontrak baru berarti DKP dan HNSI harus membantu nelayan tradisional setempat.
Sementara, Corporate Communication East Java PT Holcim, Indri Siswati, hingga berita ini ditulis belum memberikan keterangan secara detail terkait pembubaran tim pemantau sektor laut tersebut.
Dua kali panggilan sekira pukul 10:49 WIB tidak dijawab. Hanya terdengar nada sambung aktif tetapi tidak diangkat. (Aim)