SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Turunnya harga minyak dunia sekarang ini memunculkan sikap pesimis bagi daerah penghasil migas. Daerah tak lagi berharap banyak terhadap sumber daya alam tak terbarukan tersebut.
Kabupaten Blora, Jawa Tengah, misalnya. Meskipun di wilayah ini terdapat 500 titik sumur tua di Blora dan 232 di Kecamatan Sambong, namun keberadaannya dianggap masih kurang menguntungkan.
“Kondisi perminyakan sekarang ini tidak menentu. Jadi jangan terlalu berharap banyak dengan usaha minyak dari sumur tua,†kata Ketua Komisi C DPRD Blora, Iffah Hermawatri saat berada di Kecamatan Sambong.
Berkaca dari keberadaan Blok Cepu, lanjut dia, meski Blora sebagai daerah penghasil namun kondisinya  sama dengan daerah yang bukan penghasil Migas.
“Blora tidak mendapat apapun. Manfaat yang kita rasakan belum ada,†tegasnya.
Untuk itu, DPRD sekarang ini mulai membentuk panitia khusus untuk memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) Blok Cepu. “Kami mulai membentuk pansus khusus untuk mengajukan judicial Review,” pungkasnya.(ams)