SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Operator Migas Blok Tuban, Joint Operating Body Petrochina East Java (JOB P-PEJ) akan menutup sumur SKW#15 di Pad A di Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, selama tiga hari kedepan sambil berkoordinasi dengan tim tehknis.
Hal ini menyusul adanya insiden bau busuk dari kegiatan walk over yang dilakukan oleh JOB P-PEJ dan mengakibatkan 14 warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro dilarikan ke rumah sakit karena pingsan.
“Seperti apa selanjutnya kita akan lihat kondisinya. Sedangkan untuk produksi sumur lainnya masih berjalan normal,” ujar Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Akbar Pradima, saat pers release dengan media di salah satu restaurant di Bojonegoro, Selasa (2/2/2016) malam.
Saat ini pihaknya fokus pada keselamatan dan kesehatan warga dengan berkoordinasi tim dari Rumah Sakit Aisyiah dan Ibnu Sina untuk menerima warga yang terpapar bau dari kegiatan di Lapangan Sukowati.
“Kalau kompensasi kita berikan dalam bentuk program CSR,” tegasnya.
Di dalam pemberian program CSR ini meliputi program pemberdayaan masyarakat, pembangunan fisik, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan kesehatan.
“Tahun ini kita prioritaskan untuk warga di Desa Sambiroto,” pungkasnya.(rien)