SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Ratusan ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak dari Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar aksi demo di Balai Desa (Baldes) setempat dengan membawa berbagai macam tulisan yang mengecam Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa kecewa karena tuntutan kompensasi berupa uang tunai tidak dapat diberikan. Mereka mendatangi Baldes dengan membawa  tulisan bermacam-macam.
Diantaranya, “Tutup Petrochina”, Tutup Flaring”, “Segel Pertamina”, dan Realisasikan Hak Kami”.
“Kami minta hak kami segera direalisasikan, kami minta ganti rugi,” teriak Hilda, salah satu pendemo dari kaum hawa ini yang diikuti sorak sorai warga lainnya.
Aksi demo dikawal ketat oleh TNI dan Polri. Sementara itu pihak JOB P-PEJ, SKK Migas, Pemdes Sambiroto, dan perwakilan warga masih melakukan pembahasan di ruang tertutup terkait tuntutan ganti rugi yang diminta warga sebagai lanjutan pertemuan sore tadi. (Rien)