SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Blora, Jawa Tengah, mendukung larangan perayaan Valentine Day (Hari Kasih Sayang) bagi para siswa baik di dalam maupun di luar sekolah yang dikeluarkanya Dinas Pendikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) setempat.
Menurut Ketua DPD PKS Blora, Santoso Budi Susetyo, perayaan valentine day tidak memiliki sejarah yang jelas dan cenderung mengarah pada hal-hal negatif.
“Dari pengalaman yang ada justru mengarah pada hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai moral agama dan ketimuran,†kata dia, Rabu (10/2/2016).
Dia berharap, tidak hanya edaran terkait perayaan Valentine Day. Namun hal-hal lain yang bisa mendekatkan pada yang tidak baik, bisa disikapi dengan tindakan yang lebih kongkrit.
“ Karena Dindikpora merupakan penanggungjawab berhasil tidaknya kualitas pendidikan, khususnya dalam hal moralitas peserta didik,†tegasnya. Â
Untuk diketahui, Dindikpora Blora mengeluarkan himbauan larangan perayaan Valentine Day yang jatuh setiap  14 Pebruari. Pelarangan tersebut tertuang dalam surat edaran benomor 421/609 tertanggal 9 Pebruari 2016 yang ditanda tangani langsung oleh Kepala Dindikpora Blora Achmad Wardoyo.(ams)