Ajak Siswa TK/SD Nonton Bareng

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Kampanye pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam rangka Program Aksi Sehat yang digerakkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) IDFoS bersama operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) terus merambah kesekolah-sekolah di sekitar Lapangan Banyuurip di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kali ini Desa Gayam yang menjadi target program dengan menitikberatkan pada kebersihan lingkungan. Sebanyak 40 siswa dari TK DW Dusun Sumurpandan, Desa Gayam aktif mengikuti kegiatan Kampanye PHBS tersebut pada hari Selasa (9/2/2016) lalu.

Sebagian besar siswa yang mengikuti kegiatan tersebut sudah bisa menirukan materi PHBS, salah satunya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Penyampaian materi PHBS sengaja menggunakan objek visual berupa gambar dan film pendek untuk lebih menarik perhatian siswa.

“Jika siswa TK sudah bisa menirukan kegiatan PHBS, harapannya siswa tersebut menjadi agen perubahan, paling tidak di lingkungan keluarganya sendiri,” kata Ananto Widhi, Pendamping Masyarakat di Desa Gayam saat ditanya tentang tujuan kegiatan di tingkat TK.

Baca Juga :   Pertamina EP Asset 4 Beri Pengobatan Gratis Warga

Kampanye PHBS juga dilakukan di SDN 3 Gayam dengan diikuti oleh 22 siswa gabungan dari kelas IV dan kelas V. Kegiatan juga menitikberatkan pada kegiatan pilah sampah dengan lebih banyak melakukan interaksi aktif antara pemateri dengan siswa.

Salah satunya dengan memanfaatkan media film animasi yang dipadu dengan tanya jawab seputar pengetahuan PHBS.

Kepala SDN 3 Gayam, Panito antusias menerima Program Aksi Sehat ini di lingkungan sekolahnya. “Diharapkan siswa-siswa akan lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan sekolah,” kata Panito.

Di kegiatan ini siswa SD mendapat materi Pre Test & Post Test dari pemateri. Menurut Fasilitator Kesehatan Masyarakat, Saiis Sulitoh, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui tingkat kepahaman siswa SD tentang materi PHBS yang diberikan.

“Setelah kegiatan ini kami tetap memantau perkembangan siswa melalui bantuan guru untuk mengidentifikasi duta PHBS di Tingkat SD,” tambah Saiis Sulitoh.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *