Ratusan Siswa RA Cek Kesehatan

SuaraBanyuurip.comAli Imron 

Tuban – Sebanyak 120 siswa Raudhatul Athfal (RA) Muslimat NU, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, serentak mengunjungi Puskesmas Kebonsari, Tuban. Kunjungan tersebut dalam rangka mengecek kesehatan siswa menjelang musim penghujan, meliputi kesehatan Gigi, Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT), Jum’at (12/2/2016).

“Kami programkan agar siswa familiar dengan fasilitas kesehatan,” kata Kepala Sekolah RA Muslimat NU, Tuban, Luluk Al Farida, kepada Suarabanyuurip.com.

Sepanjang kegiatan berlangsung, tidak semua siswa berani untuk diperiksa kesehatannya. Tak jarang guru yang mendampinginya, turut memberikan pengertian pentingnya kesehatan bagi anak didiknya.

“Belum semua siswa kami berani untuk diperiksa,” ungkapnya.

Sebelum pemeriksaaan dimulai, seluruh siswa yang didampingi orang tuanya mendapatkan penyuluhan dari tim puskesmas. Penyuluhan yang digelar dengan sederhana tersebut, mendapatkan sambutan meriah dari siswa.

Dalam penyuluhan, siswa diajarkan bagaimana teknik menjaga gigi agar tetap sehat. Salah satu caranya rajin menggosok gigi sebelum tidur, dan sesudah makan.

Selain itu mengurangi makanan yang manis, atau banyak mengandung glukosa. Penyebabnya makanan manis cenderung cepat membuat keropos gigi, dan jangka panjangnya mempengaruhi sistem pencernaan.

Baca Juga :   Tekan Risiko Kehamilan, Kembali Buka Kegiatan Kelas Bumil

“Siswa cepat paham ketika diberi contoh cara menggosok gigi yang benar,” tambahnya.

Selain gigi, kesehatan THT juga penting untuk diperhatikan. Baik Telinga, Hidung, dan Tenggorokan memiliki satu saluran muara yakni di tenggorokan. Sehingga kesehatan organ satu, sangat berpengaruh terhadap organ lainnya.

Sementara, tak ketinggalan pula orang tua siswa juga mendukung kegiatan tersebut. Penyebabnya jarang ada instansi pendidikan setingkat TK, menggelar pendidikan langsung ke alam terbuka.

“Kegiatan serupa nantinya memotivasi siswa agar tidak takut dengan dokter,” sambungnya.

Pihaknya berharap, kedepannya kunjungan serupa dapat dilakukan di lokasi lainnya, misalnya museum Kambang Putih Tuban, maupun tempat edukasi lainnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *