SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Pemerintah Daerah (Pemda) Tuban, Jawa Timur, mencatat sampai akhir tahun 2015 realisasi Dana Bagi Hasil (DBH) dari Provinsi Sumber Daya Hutan (PSDH) tidak sesuai target. Padahal Pemda menargetkan PSDH awal tahun sebesar Rp 1.398.728.228, namun hanya terealisasi Rp 772.433.278.
“DBH PSDH tahun 2015 belum sesuai target awal,” kata Kabag Humas dan Media Pemda Tuban, Teguh Setyabudi, kepada Suarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi di kantornya, Senin (15/02/2016).
Salah satu penyebab diantaranya, bergulirnya regulasi otonomi daerah UU Nomor 23 tahun 2014. Regulasi tersebut secara tidak langsung membatasi kewenangan daerah, dalam ruang lingkung kehutanan.
“Lainnya pertambangan, kelautan, Kesbangpol, dan pendidikan tingkat SMA,” ujarnya.
Apabila dibandingkan dengan DBH PSDH dua tahun sebelumnya, perolehan tahun 2015 mengalami penurunan drastis. Tercatat, selisih realisasi PSDH dengan target tahun 2015 sekira Rp 626.294.950.
Diketahui, perolehan dana PSDH dua tahun sebelumnya telah melampaui target, rinciannya, target PSDH tahun 2013 sebesar Rp 1.121.208.768 rupiah, dan terealisasi Rp 1.496.353.739. Sedangkan target PSDH tahun 2014 sebesar Rp 1.029.920, dan terealisasi Rp 1. 710.982.129.
“Walaupun mengalami penurunan pihaknya otimis tahun 2016 PSDH mencapai target,” pungkasnya. (Aim)