SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy‎
Bojonegoro – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengaku, belum bisa memastikan ‎capaian puncak produksi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu di KIecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang sempat disebut – sebut terealisasi bulan Maret 2016.
Kepala SKK Migas perwakilan Jawabanusa, Ali Mashar, mengatakan, puncak produksi masih ‎antara harapan dan kenyataan.
“Karena sering tidak nyambung,” ujarnya kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (16/2/2016).
Dia mengungkapkan, puncak produksi memang menjadi bagian target SKK Migas yang harus terealisasi. ‎Karena itu pihaknya berharap agar puncak produksi bisa segera terlaksana secepatnya.
“Mudah – mudahan bisa segera secepatnya,” imbuhya.
Menurut dia, jumlah produksi di Lapangan Banyuurip berada dikisaran 150 ribu barel per hari (bph). Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat dalam waktu dekat hingga dikisaran 165 ribu bph. Berapa prosentase progresnya, Ali belum bisa menyebut pasti. Hanya saja, pengerjaan sudah memasuki tahap akhir dan tinggal finishing.
“Puncak produksi lapangan Banyuurip terjadi bulan maret apa tidak saya belum bisa menyebut. Tapi‎ bukan tidak mungkin bisa terjadi akhir bulan februari ini,” tuturnya.(Roz).