SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, bakal mengambil alih jalan milik Perhutani di wilayah setempat. Itu dilakukan, mengingat banyaknya akses jalan yang mengalami kerusakan, dan tidak pernah mendapat perhatian. Sehingga masyarakat mempunyai motivasi tinggi dan taraf hidup yang tinggi pula.
Hal itu diungkapkan oleh Bupati Blora, Djoko Nugroho usai melaksanakan Serah terima jabatan (Sertijab) dari Pejabat Bupati Blora Ihwan Sudrajat kepada  Djoko Nugroho, Selasa (23/2/2016). Menurutnya,  jalan yang berada dikawasan hutan tidak pernah mendapat perhatian.
“Mulai tahun ini semua jalan Perhutani akan kita ambil alih untuk dibangun, dan terkait rencana tersebut, pihaknnya telah menyampaikan kepada Perhutani Divre- Jawa Tengah,†katanya.
Sementara itu, kepada Administratur Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blora, Joko Sunarto, mengungkapkan, bahwa dalam pengambilalihan itu bisa dilakukan melalui kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
“Ada aturannya pada Permen nomor 16 tahun 2016, tentang tata aturan pemakaian kawasan hutan,” jelasnya.
Dia menjelaskan, tahapan dari Permen tersebut bisa diikuti untuk melakukan pengambilalihan jalan. Menurutnya, mekanismenya tidak sulit dalam pemakaian kawasan hutan.
“Mekanismenya bisa melalui kerjasama maupun pinjam pakai. Mungkin enam bulan sudah bisa,” ungkapnya menjelaskan.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, jika ada anggapan kalau jalan Perhutani bagus maka angka pencurian menigkat. Hal itu ditampik oleh Adm. Perhutani KPH Blora, Joko Sunarto.
“Tidak ada pengaruh,” tegasnya. (ams)