SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) telah melakukan penyempurnaan jaringan gas (Jargas) yang sudah pernah dibangun oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) 2013-2014. Namun belum terselesaikan sepenuhnya. Infrastruktur Jargas antara lain berupa pipa-pipa besi tersebut nantinya akan dipakai untuk mengalirkan gas dari Central Processing Plant (CPP) ke rumah-rumah warga dalam program city gas.Â
“Tinggal gas in saja yang belum,” kata Manager PT PGN Semarang  Edy Sukamto,  Selasa (23/2/2016).Â
Gas di CPP Pertamina EP di Desa Sumber sudah mulai berproduksi sejak tahun lalu sebesar 50 MMSCFD. Gas tersebut antara lain digunakan untuk bahan bakar Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Tambak Lorok, Semarang.Â
Kementerian ESDM sebelumnya telah menugaskan PGN untuk mengelola Jargas rumah tangga dalam program city gas di Blora, Jawa Tengah. Dengan penugasan itu diharapkan sebanyak 4.000 rumah tangga di tiga kecamatan di Blora bisa segera menikmati aliran gas berharga murah pada akhir tahun ini.Â
Sesuai perencanaan awal, city gas di Blora akan dilaksanakan di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Desa Mojorembun, Kecamatan Kradenan, Desa Wado, Desa Kemantren, Desa Pulo dan Desa Tanjung, Kecamatan Kedungtuban serta Desa Kapuan, Kecamatan Cepu.
Untuk memenuhi kebutuhan gas ke rumah warga akan dipasok gas dari PPGJ sebanyak 0,02 juta kaki kubik perhari. Sebanyak 4.000 SR menjadi sasaran program tersebut. Melalui program city gas, warga akan bisa memakai gas tak ubahnya seperti pemakaian air bersih yang disalurkan melalui pipa oleh PDAM ke rumah-rumah. Harganya pun dipastikan lebih murah dibanding gas elpiji. (ams)