Rastra Harus Tepat Sasaran

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda, meminta semua elemen pendistribusian Beras Sejahtera (Rastra) lebih profesional. Penyebabnya masih ditemukannya kebocoran Rastra di beberapa wilayah, sehingga berdampak pada tingginya angka kemiskinan di Tuban.

“Kalau Rastra tepat sasaran masyarakat Tuban tidak akan miskin,” kata Fathul Huda, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui pasca acara Sosialisasi Rastra di Pendhapa Krida Manunggal Tuban, Selasa (23/02/2016).

Kalkulasi Pemerintah Daerah (Pemda), Rastra yang dulunya dikenal Beras Miskin (Raskin), minimal dapat terserap Rp 70 miliar pertahun. Penghitungannya, jumlah penerima Rastra Tuban sekira 93 ribu Kepala Keluarga (KK), dikalikan subsidi pemerintah sebesar Rp 6.500 per kilogram, hasilnya kurang lebih Rp 10 miliar.

Apabila jumlah tersebut dikalikan dalam setahun, hasilnya Rp 140 miliar sesuai  penerimaanya sampai bulan ke-14. Tetapi praktik di lapangan tidak semacam itu, disinyalir masih banyak kebocoran bantuan subsidi dari Pemerintah Pusat.

“Rata-rata hanya terserap kurang dari Rp 50 miliar per tahun,” beber pria yang terpilih menjadi Pempinan Daerah kedua dalam Pemilukada serentak 2015 lalu.

Baca Juga :   Maksimalkan Peran BPR Bantu Permodalan Pedagang Kecil

Mengantisipasi hal tersebut, Pemda secepatnya bakal merumuskan sistem pendistribusian Rastra di Tuban. Sistem tersebut harus mampu mendorong semua elemen, turut mengawasi perjalan Rastra sampai ke tangan penerimanya.

“Dalam sistem tersebut akan ada sanksinya juga,” tambahnya.

Sistem pembagian Rastra idealnya langsung intruksi dari pusat, sehingga daerah menindaklanjutinya melalui Peraturan Bupati (Perbup). Selain itu, hasil pendistribusian Rastra tahun sebelumnya, harus menjadi acuan menetapkan sistem tahun 2016.

Diketahui, angka kemiskinan Tuban sampai akhir tahun 2015 masih 3,6 persen, dari 569.185 jiwa angkatan kerja. Jumlah tersebut belum sesuai standart Internasional yang ditetapkan oleh International Labour Organization (ILO).

“Minimal Tuban harus mencapai 3 persen,” pungkasnya.

Selain itu, Sosialisasi Rastra tahun ini digelar di Pendhopo Krida Manunggal Tuban, dan diikuti oleh Kepala Desa (Kades) dari 20 kecamatan di Kabupaten Tuban, sekaligus bersinegri dengan Bulog Subdrive Bojonegoro. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *