SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, akan menghentikan proyek pembangunan wahana permainan Go Van di Jalan Veteran jika tidak ada analisis dampak lalu lintas (andalalin).
“Kalau sudah izin seharusnya koordinasi sama kita, andalalinnya bagaimana,” ujar Kepala Dishub Bojonegoro, Iskandar.
Informasi yang diterima Dishub menyebutkan, proyek itu akan menggunakan alat berat dan kendaraan besar. Sehingga, akan membahayakan pengguna jalan dan dampak lainnya.
“Siapa yang tanggung jawab kalau jalannya rusak,” imbuhnya.
Selain itu, Iskandar menyebutkan ada beberapa hotel yang juga tidak memiliki andalalin. Oleh sebab itu, Dishub akan melakukan monitoring dan evaluasi ulang kondisi di Jalan Vetaran.
“Disana banyak hotel dan pertokoan, kami akan tinjau ulang bagaimana lalu lintas lancar dan tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya.
Berdasar laporan, kecelakaan lalu lintas sering terjadi di Jalan Veteran. Hal ini dikarenakan para pengendara tidak memperhatikan kondisi saat putar balik melalui U-Turn atau jalan memutar.
“Sesuai kesepakatan dengan SKPD terkait, kami akan membongkar sebagian median yang menjadi pembatas jalan. Cukup dengan marka saja,” pungkasnya. (Rien)