SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, masih ada peluang untuk didirikan kilang mini untuk pengolahan minyak. Meskipun, produksi minyak yang mulai berkurang dan cenderung kecil.
Hal itu diungkapkan oleh, Rudi Tifanos, Direktur Utama PT Tri Wahana Universal (TWU), usai mengisi seminar di STEM Akamigas Cepu, Sabtu (27/2/2016).
Menurutnya, kilang mini yang bisa di dirikan di Blora dengan kapasitas 2000 sampai 3000 Barel per hari (Bph). Pasalnya, produksi di wilayah tersebut tidak memungkinkan jika kapasitas di samakan dengan milik TWU yang berada di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
“Tapi tergantung penguasanya. Karena penguasanya saat ini lebih seneng membawa minyak ke luar Blora,†katanya.
Dia menjelaskan, sebenarnya banyak minyak dari Blora yang dibawa ke luar. Padahal, menurut dia, rata-rata minyak yang dibawa ke luar Blora mencapai 3000 bph.
“Kenapa Pemerintah tidak membuat kilang mini saja di Blora. Kalaupun pemerintah membuka tender untuk membuka kilang mini di Blora, kami pasti ikut,†ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, ada peluang untuk mendirikan kilang mini. “Coba ditanyakan ke Pertamina Asset 4, berapa barel pertahun minyak yang keluar dari Blora,†sarannya.
Disinggung, terkait kilang PT Humpus yang saat ini terparkir di Cepu, apakah bisa digunakan untuk pengolahan. Menurut dia, harus ada modifikasi kilang Humpus. Karena kilang tersebut di design bukan untuk jenis minyak yang ada di Blora. (ams)