SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Kontraktor lokal sekitar proyek Banyuurip, menunggu hasil verifikasi dari pemenang tender proyek pembongkaran Early Production Facility (EPF) atau Gas Oil Separation Plan (GOSP) Lapangan Banyuurip, Blok Cepu PT. Sarana Indo Persada (SIP).
“Saat ini kami masih menunggu hasil verifikasi dari SIP,†kata Sekretaris Forum Komunikasi Kontraktor Lokal-Bersatu (FKKL-B), Mohammad Mahmudi, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (29/02/2016).
Jika hasil verifikasi tidak sesuai dengan harapan, maka tidak menutup kemungkinan kontraktor yang tergabung dalam FKKL-B dan Asosiasi Kontraktor Banyu Urip Blok Bojonegoro (AKBUBB) tentunya akan melakukan dengan cara lain hingga bisa terlibatkan.
“Tadi memang ada pertemuan dengan PT SIP di lokasi GOSP, tapi hasilnya belum memuaskan kontraktor lokal sekitar proyek Banyuurip,†jelasnya.
Ditambahkan, berbicara kontraktor lokal ini janangan lantas diartikan langsung secara keseluruhan kontraktor lokal se Bojonegoro. Tetapi kontraktor lokal sekitar proyek Banyuurip.
“Masudnya harus kontraktor lokal pol atau yang biasa disebut kontraktor lokal yang ada di Gayam, dan kemudian jika kontraktor yang ada di Gayam tidak bisa baru lokal se-Bojonegoro,†ujarnya.
“Intinya jika SIP nanti tidak melibatkan kontraktor sekitar proyek sini dan tidak sesuai dengan Perda nomor 23 tahun 2011 tentang konten lokal jangan salahkan kalau kami nanti melakukan aksi,†pungkas pria yang juga tokoh masyarakat Desa Gayam ini.(Roz/ko)