SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
 Tuban – Polres Tuban, Jawa Timur, telah memulai mengelar operasi Simpatik Semeru 2016. Operasi selama 21 hari tersebut bertujuan mengurangi, tingginya angka kecelakaan Lalu Lintas (Lalin) di wilayah setempat.
“Masih banyak pengguna jalan melanggar rambu,” kata Wakapolres Tuban, Kompol Ali Mahfud, kepada Saurabanyuurip.com, usai melakukan apel bersama di halaman belakang Mapolres setempat, Selasa (01/03/2016).
Selama tiga Minggu sampai tangal 21 Maret 2016, operasi bakal digelar bersama pasukan gabungan. Meliputi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tuban, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tuban.
“Target operasi di Kawasan Tertib Lalin (KTL),” ujarnya.
Nantinya operasi fokus dalam penegakkan tata tertib berlalu lintas di jalan raya. Lainnya meminimalisir pelanggaran yang berakibat laka, serta pengecekan surat kendaraan.
Diketahui Tuban di tahun 2015 mendapatkan prestasi rangking dua jumlah laka terbanyak se-Jatim. Salah satu penyebabnya tingginya laju industrialisasi di wilayah setempat, dan minimnya kesadaran pengguna jalan mematuhi rambu.
Beberapa titik Lalin Tuban rawan laka, salah satunya Jalan penghubung antar kota Tuban-Bojonegoro, tepatnya di wilayah Kecamatan Plumpang, Tuban. Sediktinya terjadi 10 laka, dan jatuh korban tiga orang dalam sebulan.
“Antisipasi Laka kami juga aktifkan pos pantau Therapy Black Spot,” pungkasnya. (Aim)