SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) UBJOM Tanjung Awar-Awar, Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melaunching program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan penyuluhan Pemeriksaan Jentik Berkala (PJB), Jumat (04/03/2016).
Dua program itu sebagai bentuk Corporate Sosial Responsibility (CSR) bidang kesehatan, dari perusahaan pembangkit listrik Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa).
“Kami berharap CSR kali ini tepat sasaran,” kata perwakilan Bina Lingkungan PT PJB UBJOM Tanjung Awar-awar Tuban, Arifin, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di Balai Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban, Jumat (4/3/2016).
Lebih detail, program PSN maupun PJB akan dioptimalkan di desa ring 1. Dimana ada lima titik, mulai Desa Beji, Wadung, Mentoso, Kaliuntu, dan Desa Rawasan, Kecamatan Jenu.
“Sementara kita pusatkan dulu di Desa Wadung ring 1,” tuturnya.
Pihaknya meminta Karang Taruna (Kartar) dan Pemerintahan Desa berkomitmen soal CSR. Walaupun selama ini belum banyak program, tetapi perusahaan listrik Jabanusa berkomitmen menggulirkan CSR setiap tahunnya.
“Program PSN dan PJB nantinya akan ada pendamping, dan setiap titik harus dibentuk minimal 20 anggota,” tambahnya.
Sementara, Sekretaris Camat Jenu, Suwoto, menyambut positif komitmen PT PJB tersebut. Selaku Muspika pihaknya meminta industri lebih komunikatif dengan warga ring 1.
“Terlebih Kartar, dan Pemdes,” sambungnya.
Kartar ring 1 harus diberikan kesempatan mengontrol aktivitas industri. Baik dampak langsung perusahaan, maupun mengcover kebutuhan masyarakat sebagai usulan program CSR.
Pihak Muspika telah memfasilitasi Kartar terkait kegiatan desa. Selain itu mempercayakan sepenuhnya terkait informasi disekitar ring 1 industri.
“Semoga disusul CSR bidang lainnya,” harapnya.
Diketahui, PT PJB Tanjung Awar-awar berada di Desa Wadung, Kecamatan Jenu. Indutsri tersebut terletak di lokasi proyek seluas 80 hektare. (Aim)