Gayam Mulai Dirikan Bank Sampah

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegor – Aktivitas pilah sampah rumah tangga di lingkungan Dusun Sumurpandan, Desa Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, telah berjalan. Hal ini terlihat dari antusias warga saat kegiatan penimbangan sampah perdana oleh KRT PISAH.

Sejumlah 45 orang warga ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang difasilitasi LSM IDFoS bekerjasama dengan operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Kegiatan dilaksanakan di dua titik, yaitu di RT 19 dan RT 23.

Penimbangan sampah menghasilkan lebih dari 150 kilogram sampah non organik siap jual. Rata-rata jenis sampah yang disetor warga adalah botol dan gelas plastik bekas air mineral.
Puji Astuti, warga RT 19, mengatakan bahwa sebelum adanya program ini dia memperlakukan sampah dengan cara dibakar.

“Saya juga tidak tahu kalau waktu itu sampah yang saya bakar ternyata juga bernilai uang,” kata dia.
Sementera itu, menurut Ketua RT 19, Giarso, program ini bukan didasarkan pada nilai uangnya, melainkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Baca Juga :   Pertamina EP Cepu Peduli Bojonegoro

“Karena warga sudah sadar dan tahu bagaimana cara mengolah sampah menjadi barang bermanfaat,” tegasnya.
Pada program ini, hasil jual sampah tersebut menjadi hak warga sepenuhnya dan diserahkan kepada pengurus KRT PISAH untuk dikelola.

Beberapa warga menyatakan keinginan hasil jual sampah tersebut  dapat dikelola pengurus menjadi tabungan berbasis sampah.

“Arah kegiatan ini untuk merintis pembentukan Bank Sampah,” timpal Parningrum, Ketua KRT PISAH Dusun Sumurpandan, Desa Gayam mengamini keinginan warga.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *